PERHITUNGAN DAN ANALISIS NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA MESIN DOUBLING TFO DI PT. XYZ

  • Muhammad Ali Akbar Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana
Keywords: TPM, OEE, Six Big Losses, Pareto, Fishbone

Abstract

PT. XYZ salah satu perusahaan yang bergerak di bidang textile dengan produksi utama benang dan memasok lebih dari 10% kebutuhan benang dunia. Namun pada pelaksanaan proses bisnisnya terdapat beberapa kendala yang dialami oleh perusahaan pada saat ini, salah satunya yaitu terjadinya penurunan performa mesin Doubling TFO dilihat dari jumlah produk baik yang dihasilkan. Dikhawatirkan jika permasalahan ini tidak segera diperbaiki, maka perusahaan dapat mengalami kerugian atau lost of sales. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengatasi masalah tersebut dan memberikan usulan perbaikan yang dapat diterapkan oleh perusahaan. Metode yang digunakan untuk melakukan perhitungan dan analisis pada performa dan losses dari mesin adalah metode overall equipment effectiveness (OEE), pareto, fishbone dan total production maintenance (TPM). Langkah awal yang dilakukan adalah melakukan pengukuran OEE, kemudian menganalisis capaian serta identifikasi losses yang terjadi, lalu langkah berikutnya adalah mencari akar pemasalah dan menyusun usulan perbaikan untuk memperbaiki masalah tersebut. Dari hasil analisis, capaian OEE mesin Doubling TFO selama periode penelitian adalah sebesar 78.12%, atau berada pada level sedang, yang memiliki rata-rata losses setiap bulannya sebesar 22%. Losses terbesar adalah reduced speed dan breakdown, yang berkontribusi sebesar 94% dari jumlah keseluruhan losses, fokus perbaikan yang dilakukan adalah untuk menurunkan losses tersebut yang dapat dilakukan dengan pendekatan visual control system berdasarkan visual factory dan andon serta penerapan 8 pilar TPM.

Published
2020-05-01